Setelah sekian lama!

Hai, sudah lama tidak bersua di laman lapuk ini. Apa kabar kalian pembaca blog ini? Tidak rindu aku, kah? Xixixi. Aku sendiri rindu pada coretan penaku. Sudah lama sekali rasanya tidak menulis. Entah pura-pura sibuk atau terlalu malas untuk menulis. Huft. Terkadang hasrat ingin menulis lagi itu muncul, tapi entah mengapa, sedetik kemudian, hilang begitu saja. Kalah telak oleh kemalasanku. Baik kawan, kalian tidak boleh memelihara kemalasan seperti diriku ini, ok?

Baik, aku ingin kembali menulis karena ingin mencurahkan isi hati yang selalu kupendam sendirian. Entah kenapa aku hobi sekali memendam perasaan. Sulit sekali bagiku untuk mengungkapkan perasaan yang sedang kurasakan. Bagiku itu tidak penting untuk diketahui orang. Lagian diriku ini bukan artis, segala apa yang terjadi padaku atau yang aku rasakan, orang lain tidak perlulah untuk mengetahuinya. Tapi, pada saat-saat tertentu, kadang aku juga butuh seseorang yang mau mendengarkanku. Seseorang yang rela meluangkan waktunya demi mendengar keluh kesah yang aku rasakan. Cikh, pada akhirnya aku tetap membutuhkan seseorang untuk berada di sampingku.

Aku pikir awalnya aku terlalu independen. Berusaha menyelesaikan apapun sendiri. Tapi, nyatanya aku sangat egois. Ya, itu fakta.

Aku tidak bisa terlalu terbuka dengan orang lain. Tidak mudah untuk mencurahkan perasaan. Dan terlalu malas untuk bercerita. Mungkin ini juga karena kejadian di masa lampau. Jadi, aku lebih memilih diam dan berpikir kalau semuanya akan segera berlalu.

Namun, sekarang aku berpikir. Jika aku belum bisa mempercayai orang lain untuk mendengarkan keluh kesahku, mungkin aku akan mencurahkannya lewat tulisan. Aku akan bercerita panjang lebar melalui tulisanku di sini. Entah ada yang membaca atau tidak. Aku tidak peduli itu. Aku hanya ingin mengeluarkan segala perasaan emosionalku di sini. Jadi, mungkin kalian akan menemukan cerita-cerita sampah heuheu.

 

So, sampai berjumpa di tulisan selanjutnya. Pyooong!

Jangan Rendahkan Orang yang Beruntung!

Malam kemarin, ada percakapan bagus antara aku dan ibu. Aku bertanya pada ibu, “Bu, apa selama ini saya mendapat ini itu, masuk ini itu karena beruntung?”

Ibu balas bertanya, “Kenapa?”

“Nggak, saya masuk sekolah favorite karena beruntung juga ya? Kualitas yang benar-benar punya kemampuan sama yang beruntung itu kok beda ya bu?” Baca lebih lanjut

Kenaikan Kelass…

@1998aryn1255

Yeayy,, akhirnya… Kelas XI… Udah SMA… 1 tahun.. :)))
Gak kerasa udah 1 tahun aku di SMA.. Mmm,, 2 tahun lagi mau ke Perguruan Tinggi…Semangat belajarnya lebih ditingkatkan lagi.. Banyak hal yang belum aku capai.. Aku akan belajar dengan baik. Lulus dengan baik. Agar kelak dapat masuk Perguruan Tinggi dan belajar dibidang yang aku sukai dengan maksimal… Yeaayy.. Selamat juga buat yang hari ini naik kelass. Tingkatkan semangat belajar. Ayo berusaha bersama-sama untuk membangun Indonesia lebih baik lagi.. Maju terus generasi mudaaaa…… ^^

My Story : The Time For Me…

Gambar

Apakah kalian tahu apa itu sakit hati? Sakit yang amat menyengat, hingga melumpuhkan hatiku. Apakah kalian pernah merasakan kekecewaan? Kekecewaan yang amat besar dan pedih. Apakah kalian pernah merasakan semua itu?

Aku pernah. Bahkan saat ini aku sedang mengalaminya.

Andai waktu bisa mengulang. Aku sama sekali tidak ingin jatuh cinta. Aku tidak ingin mencintainya dan aku ingin menganggap dia adalah sosok yang sama sekali tidak berarti didalam hidupku. Seseorang itu telah membuat hidupku tidak berarti. Aku membenci semua ini.

Baca lebih lanjut

My Story : Love Other Person, Again……

Kartun-muslim-sedihKali ini aku menceritakan seseorang yang berbeda. Kali ini orang itu sebaya denganku. Dan kebetulan kita satu kelas. Cerita ini diawali dari aku mulai mengaguminya. Hanya sebatas kagum. Tidak lebih. Ya, awalnya memang hanya kagum. Tapi, saat dia mengatakan hal yang aneh. Perasaan kagum perlahan-lahan berubah menjadi suka. Hal aneh itu selalu ada dalam otakku. Merombak-rambik pikiranku. Dan mengacaukan memoriku. Sehingga aku hanya bisa memikirkan tentangnya.

Baca lebih lanjut